▴RENOVASI GEDUNG DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN TAHUN 2025▴ - Bupati Purworejo Imbau Masyarakat Waspadai Pinjol dan Bijak Gunakan Layanan Pembiayaan
- POPDA Purworejo 2026 Resmi Dimulai, 25 Cabor Siap Dipertandingkan
- Sinergi Pendidikan, Bupati Purworejo Sambut Baik Rencana Pembangunan Kampus UNY
- Tekan Pernikahan Dini, Pemkab Purworejo Edukasi Perangkat Desa Lewat Pelatihan KHA
- Pembinaan Ketua RT dan RW Kabupaten Purworejo 2026, Dorong Pelayanan Masyarakat yang Responsif dan Transparan
- Ketua TP PKK Kabupaten Purworejo Lantik Ketua TP PKK dan Posyandu 4 Kecamatan
- Bupati Purworejo Dorong Kreativitas Guru TK dan Paud, Hadirkan Pendidikan yang Menyenangkan
- Pemkab Purworejo Dorong Penguatan LKMD/LKMK, Sinergi Wujudkan Visi Misi Pembangunan
- Apel dalam Dalam Rangka Penyerahan SK Kenaikan Pangkat
- Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif Lokal, Bupati Purworejo Resmikan Kedai Kopi Wetan Kalen
Mengikuti Rapat Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman di Ruang Bagelen Setda Kabupaten Purworejo
Berita Terkait
- Rapat Koordinasi Permohonan Rekomendasi Pensertifikatan Hak Milik atas tanah di Desa Keburuhan0
- Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembangunan Rumah Relokasi Program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 20250
- Pemkab Siap Bersinergi Bersama KONI Majukan Olahraga di Purworejo0
- Monitoring dan evaluasi keberfungsian infrastruktur terbangun dari pendanaan APBN tahun 2020-2024 0
- Pemkab Purworejo Gelar Doa Bersama untuk Affan dan Purworejo yang Damai0
- Paparan Laporan Pendahuluan Survei dan Penetapan Lokasi Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh0
- Karnaval Budaya Bagelen, Manunggal ing Karyo Nguri-uri Budoyo0
- Rakor Persiapan Inventarisasi BMD Kabupaten Purworejo 20250
- Rapat Koordinasi Pengusulan PPPK Paruh Waktu 0
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Momentum Perkuat Kebersamaan0
Berita Populer
- Survey Kepuasan Pelanggan
- Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Jabatan Fungsional TBP dan TPL di lingkungan Kementerian PUPR dan Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta
- Tinjauan Lapangan Izin Penggunaan Pemanfaatan Tanah (IPPT) Rumah Tinggal
- Rakor Penyusunan LARAP dan UKL/UPL
- Sosialisasi Bidang Infrastruktur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025
- Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan TA. 2019 dan Persiapan Kegiatan TA. 2020
- Desk Pembuatan Proposal Awal RTLH 2020
- Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Keuangan
- Usulan Calon Peserta Lokasi (CPCL) SHAT Lintas Sektor Tahun Anggaran 2021
- Pengembangan kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)

Pemkab Purworejo Dorong Intervensi Penanganan Sampah
Pemerintah Kabupaten Purworejo akan mendorong intervensi penanganan sampah dan sanitasi di Kabupaten Purworejo. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi saat menghadiri audiensi Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) Provinsi Jawa Tengah dengan Pokja PKP Kabupaten Purworejo, di Ruang Bagelen Kantor Bupati Purworejo, Jumat (12/9/2025).
Hadir pada kesempatan ini Kepala Bappedalitbang Drs Hery Raharjo MSi selaku Ketua Pokja PKP Kabupaten Purworejo, Kepala Dinas LHP Wiyoto Harjono ST, Kepala Dinas Perkimtan Eko Paskiyanto APi MM serta anggota Pokja PKP Kabupaten Purworejo lainnya.
Wabup Dion dalam sambutannya menegaskan bahwa masalah persampahan adalah masalah yang penting dan mendesak untuk segera ditindaklanjuti.
"Ketika itu menjadi permasalahan, dampaknya bagi kehidupan sehari-hari itu besar," katanya.
Dion mendorong solusi jangka pendek dan jangka panjang dalam menekan penanganan sampah di wilayah Purworejo yang semakin besar kapasitas tiap harinya. Selain melakukan optimalisasi dan perluasan pelayanan dan pengolahan sampah, ia menekankan pentingnya mendorong peran masyarakat melalui pemilahan sampah dari rumah tangga untuk menekan jumlah sampah dan memudahkan pengolahan sampah di TPA.
"Kendalanya juga masyarakat kita belum memilah dari awal, karena problemnya bukan di TPA yang tidak bisa mengolah, tapi karena sampai TPA belum dipilah maka sampah tidak bisa diolah, karena syaratnya terolah itu kalau sudah dipilah," terang Dion.
Lebih lanjut, Dion juga mendorong optimalisasi fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang dimiliki untuk pengolahan sampah dengan menggandeng desa/kelurahan dan masyarakat di sekitarnya.
Nantinya hasil pengolahan sampah tersebut diharapkan dapat memiliki nilai ekonomi yang tinggi sehingga dapat mendorong minat masyarakat untuk mengolah sampah menjadi sumber pendapatan tambahan sekaligus mengurai permasalahan sampah.
"Harapan kami di Purowerejo, permasalahan sampah ini menjadi permasalahan yang nantinya seperti di kota-kota besar, yang ini menjadi permasalahan yang dihadapkan kepada masyarakat," harap Dion.
Ketua Pokja PKP Kabupaten Purworejo Drs Hery Raharjo MSi melaporkan, saat ini sampah yang bisa terkelola hanya sekitar 58 ribu ton per tahun dari total jumlah sampah yang ada yaitu 117.937 ton per tahun.
"Secara teknis, layanan pengangkutan sampah baru menjangkau 30-40 persen dari total wilayah administratif, khususnya di pusat kota dan kawasan pasar. Hal tersebut disebabkan keterbatasan armada, rute layanan yang tidak efisien dan kurangnya fasilitas TPS3R di kawasan desa," jelas Hery.
Selain itu saat ini kapasitas TPA Jetis Loano sudah overload dan tidak optimal ditambah kesadaran perilaku kolektif pemilahan sampah di masyarakat yang belum terbangun.
Namun demikian, untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pokja PKP telah menyiapkan berbagai program prioritas di antaranya revitalisasi fasilitas persampahan, mendorong peran serta masyarakat melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) serta dukungan kebijakan lainnya







