▴RENOVASI GEDUNG DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN TAHUN 2025▴ - DINPERKIMTAN Hadiri Rapat Pembahasan dan Finalisasi Kelengkapan Data Lahan pada Aplikasi BUHANSIP
- DINPERKIMTAN Menyelenggarakan Staff Meeting Bahas Percepatan Realisasi Anggaran dan Evaluasi Kinerja
- Pengelola Rusunawa Laksanakan Kerja Bakti untuk Wujudkan Lingkungan Bersih dan Nyaman
- DINPERKIMTAN GELAR APEL PAGI
- DINPERKIMTAN Purworejo Dampingi Sosialisasi dan Pentarasufan Bantuan RTLH BAZNAS Provinsi Jawa Tengah
- DINPERKIMTAN Terima Kunjungan Pembinaan Kearsipan dari Dinpusip Kabupaten Purworejo
- DINPERKIMTAN KABUPATEN PURWOREJO GELAR UPACARA HARI ANAK
- DINPERKIMTAN DAMPINGI ASISTEN PEREKONOMIAN DAN PEMBANGUNAN MENERIMA TIM TERPADU (PPTKH)
- DINPERKIMTAN LAKSANAKAN DESK PENDATAAN RUMAH TAHUN 2026 DI 10 KECAMATAN
- DINPERKIMTAN Kabupaten Purworejo Gelar Apel Pagi, Tekankan Kepedulian Sosial dan Agenda Kerja
Pemkab Purworejo dan BPOM RI Jalin MoU Pembentukan Kantor UPT BPOM di Purworejo
Berita Terkait
- Pemkab Purworejo Gelar Rakor Pelaksanaan MBG, Dorong Pemberdayaan Produk Pangan Lokal0
- Apel Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Kabupaten Purworejo, Perkuat Kolaborasi Menuju Indonesia Asri0
- Optimalkan Pengelolaan PAD, Pemkab Purworejo Gelar Pelatihan Pengawasan dan Penggalian Potensi Retribusi0
- Wabup Dion Dorong Pelestarian Seni Budaya Tosan Aji di Kabupaten Purworejo0
- Pemkab Purworejo Siap Dukung Program Strategis Provinsi Jateng Tahun 20270
- Cadangan Pangan Pemerintah Terus Disalurkan, 108 Ribu Masyarakat Purworejo Terima Bantuan Beras dan Minyak0
- Presiden RI Berbagi Keberkahan, Desa Pogungjurutengah Purworejo Terima Sapi Kurban0
- Sosialisasi Permen Perumahan dan Kawasan Permukiman Nomor 4 Tahun 2025 0
- Wabup Dion Dorong Penguatan Karakter Anak Sejak Usia Dini0
- Wabup Dion Buka Pius Expo 2026, Dorong Pendidikan Kreatif dan Adaptif0
Berita Populer
- Survey Kepuasan Pelanggan
- Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Jabatan Fungsional TBP dan TPL di lingkungan Kementerian PUPR dan Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta
- Tinjauan Lapangan Izin Penggunaan Pemanfaatan Tanah (IPPT) Rumah Tinggal
- Rakor Penyusunan LARAP dan UKL/UPL
- Sosialisasi Bidang Infrastruktur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025
- Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan TA. 2019 dan Persiapan Kegiatan TA. 2020
- Pengembangan kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)
- Desk Pembuatan Proposal Awal RTLH 2020
- Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Keuangan
- Usulan Calon Peserta Lokasi (CPCL) SHAT Lintas Sektor Tahun Anggaran 2021

Dalam rangka memperkuat jangkauan akses pelayanan publik bidang pengawasan obat dan makanan di Kabupaten Purworejo, Pemerintah Kabupaten Purworejo lakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, terkait percepatan pembentukan Kantor Unit Pelaksana Teknis BPOM di Kabupaten Purworejo, pada Selasa (9/6/2026).
Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH dengan Sekretaris Utama BPOM RI Brigjen Pol Dr Jayadi, dan disaksikan langsung oleh Kepala BPOM RI Prof dr Taruna Ikrar M Biomed PhD serta Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, bertempat di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang. Penandatanganan dilaksanakan bertepatan dengan acara Kick Off Indonesia Sadar Jamu Aman (Idaman) yang digelar BPOM RI.
Sinergi pembentukan Kantor UPT BPOM di Kabupaten Purworejo merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas pengawasan obat dan makanan serta perlindungan masyarakat terhadap produk obat, obat tradisional, kosmetik, suplemen kesehatan, dan pangan olahan yang beredar di wilayah Kabupaten Purworejo.
Kabupaten Purworejo dinilai memiliki potensi pertumbuhan sektor perdagangan, industri rumah tangga pangan, usaha mikro kecil dan menengah, serta distribusi produk obat dan makanan yang memerlukan pembinaan dan pengawasan secara terpadu, berkesinambungan, dan lebih dekat dengan masyarakat.
Pemkab Purworejo dalam hal ini, menegaskan komitmennya untuk mendukung pembentukan Kantor UPT BPOM sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik, perlindungan kesehatan masyarakat, penguatan daya saing produk daerah, serta peningkatan koordinasi pengawasan lintas sektor di wilayah Kabupaten Purworejo.
Tak hanya menjalin kerja sama pembentukan Kantor UPT BPOM, Kabupaten Purworejo pada kesempatan tersebut juga terpilih menjadi salah satu dari lima daerah di Jawa Tengah yang menjadi pilot project Program Idaman, yang digagas BPOM bersama Sukoharjo, Pati, Surakarta, dan Kota Semarang.
Melalui Program Idaman, BPOM RI berupaya menjaga citra dan kepercayaan masyarakat terhadap jamu sebagai warisan budaya sekaligus produk kesehatan tradisional yang aman. Program ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengonsumsi jamu yang memenuhi standar keamanan.
Sumber: Prokopim
.png)



.jpg)



