▴RENOVASI GEDUNG DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN TAHUN 2025▴ - Pemkab Purworejo Dorong Penguatan LKMD/LKMK, Sinergi Wujudkan Visi Misi Pembangunan
- Apel dalam Dalam Rangka Penyerahan SK Kenaikan Pangkat
- Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif Lokal, Bupati Purworejo Resmikan Kedai Kopi Wetan Kalen
- Hadir dalam Acara Diskusi terkait Rencana Program Pengembangan Kawasan Pesisir Selatan Kabupaten Purworejo
- Pemasangan Pathok dan Penyesuaian Batas Tanah Negara
- Forum Penataan Ruang Kabupaten Purworejo
- Paparan akhir konsultan perencana
- Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan Yang Transparan dan Akuntabel, Pemkab Purworejo Serahkan LKPD Unaudited 2025 kepada BPK
- Temu Relawan Forum Resiko Bencana Kabupaten Purworejo
- Musrenbang RKPD Tingkat Kabupaten Tahun 2027
Pementasan Wayang Kulit Hari Jadi Purworejo Diwarnai Penyerahan Penghargaan Desa Mandiri
Berita Terkait
- Rapat Koordinasi Penguatan Kapasitas Aparatur Penyelenggara Reforma Agraria di Daerah0
- Forum Lintas Kecamatan dalam rangka Penyusunan RKPD Kabupaten Purworejo Tahun 2025 0
- Rapat Koordinasi Penanganan Permasalahan Pertanahan Lintas Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa 0
- Panen Raya Pj Gubernur Minta Hidupkan Lumbung Padi di Ngombol0
- Ziarah Ke Makam Pendiri Purworejo0
- Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Kabupaten Purworejo Tahun 20241
- Musrenbang RKPD Kec. Grabag Th 2024 0
- Musrenbang RKPD Kec. Bener Th 20240
- Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 118 Tahun 2023 0
- Musrenbang RKPD Kecamatan Bayan Th 20240
Berita Populer
- Survey Kepuasan Pelanggan
- Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Jabatan Fungsional TBP dan TPL di lingkungan Kementerian PUPR dan Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta
- Tinjauan Lapangan Izin Penggunaan Pemanfaatan Tanah (IPPT) Rumah Tinggal
- Rakor Penyusunan LARAP dan UKL/UPL
- Sosialisasi Bidang Infrastruktur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025
- Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan TA. 2019 dan Persiapan Kegiatan TA. 2020
- Desk Pembuatan Proposal Awal RTLH 2020
- Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Keuangan
- Usulan Calon Peserta Lokasi (CPCL) SHAT Lintas Sektor Tahun Anggaran 2021
- Pengembangan kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)

Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH menghadiri Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke 193 Kabupaten Purworejo. Acara yang dipusatkan di Pendopo Wakil Bupati Purworejo, Sabtu (24/2) malam, dihadiri para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Purworejo, Forkopimcam Kutoarjo, serta Kepala Desa di Kecamatan Kutoarjo.
Dalam kesempatan ini juga diserahkan Penghargaan Desa Mandiri dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi kepada 10 desa di Kabupaten Purworejo.
Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa wayang kulit merupakan salah satu kesenian yang lekat dengan masyarakat Purworejo dan digemari mulai dari masyarakat perkotaan hingga perdesaan. Potensi pengembangan kesenian wayang kulit dan tingginya animo masyarakat, membuat Pemerintah Daerah juga terus berupaya memelihara, melestarikan dan mengembangkan wayang kulit.
" Antara lain dengan menampilkannya dalam berbagai event termasuk dalam memeriahkan rangkaian Hari Jadi Ke 193 Kabupaten Purworejo,” jelasnya.
Menurut Bupati, sebagai bangsa yang besar, kita harus senantiasa menghargai dan menjunjung tinggi seni budaya sendiri, karena kebesaran dan kemajuan bangsa ini tidak terlepas dari kekayaan dan kemajemukan budaya yang telah hidup dan berkembang sejak lama.
"Apalagi badan dunia UNESCO telah memberikan penghargaan kepada Wayang Indonesia sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan di bidang cerita narasi dan warisan budaya yang indah dan berharga,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan terimakasih kepada KRT Ki Haji Gunarto Gunotalijendro SH MM yang sangat peduli terhadap pelestarian seni budaya serta ucapan terimakasih kepada berbagai pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tesebut.
Sementara itu Wasit Diono selaku panitia menjelaskan, kegiatan ini selain memperingati Hari Jadi Ke-193 Kabupaten Purworejo juga bertujuan untuk memberikan wahana untuk seniman lokal serta untuk melestarikan pagelaran wayang kulit.







