▴RENOVASI GEDUNG DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN TAHUN 2025▴ - Apel Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Kabupaten Purworejo, Perkuat Kolaborasi Menuju Indonesia Asri
- Optimalkan Pengelolaan PAD, Pemkab Purworejo Gelar Pelatihan Pengawasan dan Penggalian Potensi Retribusi
- Wabup Dion Dorong Pelestarian Seni Budaya Tosan Aji di Kabupaten Purworejo
- Pemkab Purworejo Siap Dukung Program Strategis Provinsi Jateng Tahun 2027
- Cadangan Pangan Pemerintah Terus Disalurkan, 108 Ribu Masyarakat Purworejo Terima Bantuan Beras dan Minyak
- Presiden RI Berbagi Keberkahan, Desa Pogungjurutengah Purworejo Terima Sapi Kurban
- Sosialisasi Permen Perumahan dan Kawasan Permukiman Nomor 4 Tahun 2025
- Wabup Dion Dorong Penguatan Karakter Anak Sejak Usia Dini
- Wabup Dion Buka Pius Expo 2026, Dorong Pendidikan Kreatif dan Adaptif
- Updating data RTLH dengan kegiatan pendataan
Panen Raya Pj Gubernur Minta Hidupkan Lumbung Padi di Ngombol
Berita Terkait
- Ziarah Ke Makam Pendiri Purworejo0
- Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Kabupaten Purworejo Tahun 20241
- Musrenbang RKPD Kec. Grabag Th 2024 0
- Musrenbang RKPD Kec. Bener Th 20240
- Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 118 Tahun 2023 0
- Musrenbang RKPD Kecamatan Bayan Th 20240
- Musrenbang RKPD Kec Ngombol tahun 2024 dengan tema \"Mewujudkan Purworejo Berdaya Saing\". 0
- Musrenbang RKPD Kec. Kemiri Tahun 20240
- Musrenbang RKPD Kecamatan Purworejo tahun 2024 dengan tema \"Mewujudkan Purworejo Berdaya Saing\".0
- Asistensi dan Desk kegiatan Bankeu Tahun 20240
Berita Populer
- Survey Kepuasan Pelanggan
- Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Jabatan Fungsional TBP dan TPL di lingkungan Kementerian PUPR dan Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta
- Tinjauan Lapangan Izin Penggunaan Pemanfaatan Tanah (IPPT) Rumah Tinggal
- Rakor Penyusunan LARAP dan UKL/UPL
- Sosialisasi Bidang Infrastruktur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025
- Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan TA. 2019 dan Persiapan Kegiatan TA. 2020
- Desk Pembuatan Proposal Awal RTLH 2020
- Pengembangan kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)
- Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Keuangan
- Usulan Calon Peserta Lokasi (CPCL) SHAT Lintas Sektor Tahun Anggaran 2021

Mendampingi Panen Raya Pj Gubernur Minta Hidupkan Lumbung Padi di Ngombol
Pj Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs Nana Sudjana MM bersama Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH didampingi Forkopimda Kabupaten Purworejo, melaksanakan kegiatan panen raya padi di Desa Tunjungan, Kecamatan Ngombol, Senin (26/02/2024)
Pj Gubernur mengatakan, dimulainya musim panen padi di Jawa Tengah, diharapkan dapat menambah stok beras. Dengan begitu harga beras yang saat ini melambung dapat turun dan berangsur-angsur stabil.
Dikatakan, harga beras medium di pasaran saat ini berkisar antara Rp 16 ribu sampai Rp 17 ribu per kilogram sedangkan harga beras premium sekitar Rp 19 ribu per kilogram.
"Ketika rakyat susah, pemerintah berusaha melayani masyarakat dengan maksimal, misalnya percepatan penanaman padi dengan benih yang baik dan memperhatikan pola tanam yang didampingi petugas pertanian," ujarnya.
Pada sesi doorstop seusai memanen padi, Pj Gubernur menambahkan, tahun 2024 ini capaian kinerja produksi padi Jateng ditargetkan 11,16 juta ton gabah kering giling (GKG). Target ini lebih tinggi dari realisasi tahun lalu, yang hanya sekitar 9,5 juta ton GKG.
"Jawa Tengah ini lumbung padi. Kita harapkan untuk tahun 2024 ini dengan kondisi beras yang ada, dengan hasil panen yang ada, akan aman. Saya yakin dengan mulainya panen akan menurunkan harga beras dan akan mampu menstabilkan kembali inflasi di Jawa Tengah dan Indonesia, karena provinsi lain pun akan melaksanakan panen raya," jelasnya.
Nana menekankan dan menghimbau kepada seluruh pemerintah desa dan kabupaten untuk menghidupkan lagi lumbung padi atau beras. Ia menilai hal itu sangat efektif untuk menjaga stok beras dan kebutuhan masyarakat pada waktu mendesak.
"Desa harus punya stok beras yang cukup di lumbung. Juga di tingkat kabupaten, kita akan menata kembali untuk bisa menahan beras yang ada di sini. Tentunya dengan pembelian (dari pemerintah). Di provinsi juga menyiapkan anggaran untuk bisa menyetok beras di tahun 2024." pungkasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Asisten II Provinsi Jateng Dr AP Ir Sujarwanto Dwiatmoko MSi, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Daerah Jateng Endi Faiz Effendi SPi MA, Kepala Dispermadesdukcapil Jateng Tri H Widy Rahmanto SH, Kadis Pertanian dan Perkebunan Jateng Supriyanto SP MP, unsur Forkopimda Kabupaten Purworejo dan OPD terkait.







