Wujudkan Tata Kelola Keuangan Transparan, Pemkab Purworejo Gelar Literasi Non-Tunai

By Admin 02 Jul 2026, 15:54:56 WIB Laporan
Wujudkan Tata Kelola Keuangan Transparan, Pemkab Purworejo Gelar Literasi Non-Tunai

Purworejo - Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) menyelenggarakan kegiatan Literasi Masyarakat terkait Peran Serta Masyarakat dalam Rangka Mendukung Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) melalui Sistem Pembayaran Non Tunai pada Kamis (2/7/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Purworejo ini dihadiri oleh sekitar 72 peserta yang terdiri atas kepala desa/kelurahan, perangkat desa/kelurahan, serta perwakilan rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT) se-Kecamatan Kutoarjo.

 

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta. Dirinya juga menegaskan, penerapan sistem pembayaran non tunai merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan efisien.

 

"Transaksi non tunai Pemerintah Daerah adalah sistem yang wajib diterapkan untuk seluruh penerimaan dan pengeluaran daerah. Kebijakan ini bertujuan meminimalisir risiko korupsi dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan," ujar Dion.

 

Lebih lanjut, Wabup Dion menjelaskan, instrumen pembayaran digital yang digunakan meliputi Cash Management System (CMS), Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), QRIS, dan Virtual Account. Wakil Bupati secara khusus menyoroti peran penting kepala desa dan perangkat desa dalam menyukseskan kebijakan ini.

 

"Saya berharap seluruh kepala desa dan perangkat desa memastikan setiap transaksi APBDes berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari celah penyimpangan. Partisipasi aktif dari tingkat desa sangat menentukan keberhasilan elektronifikasi di daerah kita," tegasnya.

 

Sementara itu, Pimpinan Bank Jateng Cabang Purworejo, Totok Kusmintarjo, dalam sambutannya menyampaikan komitmen penuh Bank Jateng untuk mendukung program ETPD melalui penyediaan layanan perbankan digital, pengembangan kanal pembayaran, serta edukasi kepada masyarakat. Ia juga menekankan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada pemerintah dan lembaga keuangan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

 

"Bank Jateng akan terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Purworejo dan Bank Indonesia untuk menghadirkan layanan keuangan yang aman, mudah diakses, dan sesuai kebutuhan masyarakat," ungkap Totok.

 

Kepala BPKPAD Kabupaten Purworejo, Hadi Sadsila, SP, MM, selaku penyelenggara kegiatan, menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk mengubah kebiasaan masyarakat dari transaksi tunai menuju less cash society, serta meningkatkan kesadaran akan kemudahan, keamanan, dan transparansi sistem pembayaran digital.

 

"Dengan literasi ini, kami berharap masyarakat semakin paham bahwa pembayaran digital tidak hanya memudahkan, tetapi juga membantu pemerintah daerah meminimalisir risiko kebocoran anggaran dan memperluas inklusi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat," jelas Hadi.

 

Diharapkan melalui kegiatan ini, seluruh perangkat daerah dan masyarakat dapat bersinergi dalam mewujudkan Purworejo yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera melalui percepatan transformasi digital di sektor keuangan.

 

Sumber: IKP




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment