▴RENOVASI GEDUNG DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN TAHUN 2025▴ - Wujudkan Tata Kelola Keuangan Transparan, Pemkab Purworejo Gelar Literasi Non-Tunai
- Libur Sekolah, Bupati Purworejo Terapkan WFA/WFH bagi Guru
- Bupati Purworejo Dorong Penguatan Pencegahan Narkotika di Lingkungan Sekolah
- Kloter 24 Jemaah Haji Tahun 1448 H/2026 M Tiba di Purworejo
- Wabup Dion Sambut Baik Hadirnya Fasilitas Padel Pertama di Purworejo
- Buka Jetis Cup 2026, Wabup Dion Dorong Kolaborasi Tingkatkan Kembali Potensi Wisata Pesisir
- Peringatan ke-33 Harganas 2026, Pemkab Purworejo Soroti Pentingnya Peran Ayah
- Bupati Purworejo Dorong Partisipasi Aktif Perempuan dalam Pembangunan Daerah
- Tingkatkan Akuntabilitas Kinerja Pemerintahan, Pemkab Purworejo Perkuat Implementasi SAKIP
- Lantik 61 Pejabat Manajerial dan Kepala Sekolah, Wabup Dion Tekankan Semangat Kolaborasi, Integritas dan Inovasi
Wujudkan Tata Kelola Keuangan Transparan, Pemkab Purworejo Gelar Literasi Non-Tunai
Berita Terkait
- Libur Sekolah, Bupati Purworejo Terapkan WFA/WFH bagi Guru0
- Bupati Purworejo Dorong Penguatan Pencegahan Narkotika di Lingkungan Sekolah0
- Kloter 24 Jemaah Haji Tahun 1448 H/2026 M Tiba di Purworejo0
- Wabup Dion Sambut Baik Hadirnya Fasilitas Padel Pertama di Purworejo0
- Buka Jetis Cup 2026, Wabup Dion Dorong Kolaborasi Tingkatkan Kembali Potensi Wisata Pesisir0
- Peringatan ke-33 Harganas 2026, Pemkab Purworejo Soroti Pentingnya Peran Ayah0
- Bupati Purworejo Dorong Partisipasi Aktif Perempuan dalam Pembangunan Daerah0
- Tingkatkan Akuntabilitas Kinerja Pemerintahan, Pemkab Purworejo Perkuat Implementasi SAKIP0
- Lantik 61 Pejabat Manajerial dan Kepala Sekolah, Wabup Dion Tekankan Semangat Kolaborasi, Integritas dan Inovasi0
- Pemkab Purworejo Salurkan Bantuan Hibah Senilai Rp150 Juta pada 4 Organisasi Kemasyarakatan0
Berita Populer
- Survey Kepuasan Pelanggan
- Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Jabatan Fungsional TBP dan TPL di lingkungan Kementerian PUPR dan Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta
- Tinjauan Lapangan Izin Penggunaan Pemanfaatan Tanah (IPPT) Rumah Tinggal
- Rakor Penyusunan LARAP dan UKL/UPL
- Sosialisasi Bidang Infrastruktur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025
- Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan TA. 2019 dan Persiapan Kegiatan TA. 2020
- Pengembangan kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)
- Desk Pembuatan Proposal Awal RTLH 2020
- Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Keuangan
- Usulan Calon Peserta Lokasi (CPCL) SHAT Lintas Sektor Tahun Anggaran 2021

Purworejo - Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) menyelenggarakan kegiatan Literasi Masyarakat terkait Peran Serta Masyarakat dalam Rangka Mendukung Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) melalui Sistem Pembayaran Non Tunai pada Kamis (2/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Purworejo ini dihadiri oleh sekitar 72 peserta yang terdiri atas kepala desa/kelurahan, perangkat desa/kelurahan, serta perwakilan rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT) se-Kecamatan Kutoarjo.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta. Dirinya juga menegaskan, penerapan sistem pembayaran non tunai merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan efisien.
"Transaksi non tunai Pemerintah Daerah adalah sistem yang wajib diterapkan untuk seluruh penerimaan dan pengeluaran daerah. Kebijakan ini bertujuan meminimalisir risiko korupsi dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan," ujar Dion.
Lebih lanjut, Wabup Dion menjelaskan, instrumen pembayaran digital yang digunakan meliputi Cash Management System (CMS), Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), QRIS, dan Virtual Account. Wakil Bupati secara khusus menyoroti peran penting kepala desa dan perangkat desa dalam menyukseskan kebijakan ini.
"Saya berharap seluruh kepala desa dan perangkat desa memastikan setiap transaksi APBDes berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari celah penyimpangan. Partisipasi aktif dari tingkat desa sangat menentukan keberhasilan elektronifikasi di daerah kita," tegasnya.
Sementara itu, Pimpinan Bank Jateng Cabang Purworejo, Totok Kusmintarjo, dalam sambutannya menyampaikan komitmen penuh Bank Jateng untuk mendukung program ETPD melalui penyediaan layanan perbankan digital, pengembangan kanal pembayaran, serta edukasi kepada masyarakat. Ia juga menekankan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada pemerintah dan lembaga keuangan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
"Bank Jateng akan terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Purworejo dan Bank Indonesia untuk menghadirkan layanan keuangan yang aman, mudah diakses, dan sesuai kebutuhan masyarakat," ungkap Totok.
Kepala BPKPAD Kabupaten Purworejo, Hadi Sadsila, SP, MM, selaku penyelenggara kegiatan, menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk mengubah kebiasaan masyarakat dari transaksi tunai menuju less cash society, serta meningkatkan kesadaran akan kemudahan, keamanan, dan transparansi sistem pembayaran digital.
"Dengan literasi ini, kami berharap masyarakat semakin paham bahwa pembayaran digital tidak hanya memudahkan, tetapi juga membantu pemerintah daerah meminimalisir risiko kebocoran anggaran dan memperluas inklusi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat," jelas Hadi.
Diharapkan melalui kegiatan ini, seluruh perangkat daerah dan masyarakat dapat bersinergi dalam mewujudkan Purworejo yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera melalui percepatan transformasi digital di sektor keuangan.
Sumber: IKP






