▴RENOVASI GEDUNG DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN TAHUN 2025▴ - Ketua TP PKK Kabupaten Purworejo Lantik Ketua TP PKK dan Posyandu 4 Kecamatan
- Bupati Purworejo Dorong Kreativitas Guru TK dan Paud, Hadirkan Pendidikan yang Menyenangkan
- Pemkab Purworejo Dorong Penguatan LKMD/LKMK, Sinergi Wujudkan Visi Misi Pembangunan
- Apel dalam Dalam Rangka Penyerahan SK Kenaikan Pangkat
- Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif Lokal, Bupati Purworejo Resmikan Kedai Kopi Wetan Kalen
- Hadir dalam Acara Diskusi terkait Rencana Program Pengembangan Kawasan Pesisir Selatan Kabupaten Purworejo
- Pemasangan Pathok dan Penyesuaian Batas Tanah Negara
- Forum Penataan Ruang Kabupaten Purworejo
- Paparan akhir konsultan perencana
- Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan Yang Transparan dan Akuntabel, Pemkab Purworejo Serahkan LKPD Unaudited 2025 kepada BPK
Pemkab Purworejo Siap Hadapi Tantangan Penyelenggaraan Pendidikan di Era Modern
Berita Terkait
- Desk lanjutan Renja0
- Rapat Pembahasan Hibah, Bantuan Sosial, Bantuan Keuangan dan Usulan Tambahan DPRD Tahun Anggaran 2025 dan 2026 0
- Desk Perubahan Renja 2025 dan Renja 20260
- 704 Jamaah Calon Haji Kabupaten Purworejo Siap Melaksanakan Ibadah Haji Tahun 20250
- Bupati Serahkan Bantuan untuk Korban Tanah Longsor Desa Pakisarum0
- Bupati Lantik 17 Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo0
- Forum Diskusi Investasi dan Bisnis11
- Stand Pameran0
- Pembukaan Purworejo Investment And Bussiness Forum 2025 0
- Rapat Koordinasi Tim PercepatanPenurunan Stunting (TPPS) Tingkat Kab. Purworejo0
Berita Populer
- Survey Kepuasan Pelanggan
- Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Jabatan Fungsional TBP dan TPL di lingkungan Kementerian PUPR dan Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta
- Tinjauan Lapangan Izin Penggunaan Pemanfaatan Tanah (IPPT) Rumah Tinggal
- Rakor Penyusunan LARAP dan UKL/UPL
- Sosialisasi Bidang Infrastruktur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025
- Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan TA. 2019 dan Persiapan Kegiatan TA. 2020
- Desk Pembuatan Proposal Awal RTLH 2020
- Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Keuangan
- Usulan Calon Peserta Lokasi (CPCL) SHAT Lintas Sektor Tahun Anggaran 2021
- Pengembangan kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)

Perkembangan teknologi yang semakin tinggi saat ini menjadi tantangan besar dalam dunia pendidikan. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi saat membuka Seminar Nasional tentang Pendidikan Dasar di Aula Universitas Muhammadiyah Purworejo, Kamis (22/05/2025).
Seminar dengan tema Pendidikan Deep Learning pada Pembelajaran Sekolah Dasar di Era Abad 21 ini menghadirkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., selaku narasumber.
Dion Agasi mengatakan, saat ini peran teknologi ada di semua lini kehidupan, tak terkecuali dunia pendidikan. Hal ini merupakan tantangan besar dan apabila tidak dipersiapkan dengan baik maka akan sangat mempengaruhi masa depan anak-anak.
"Tidak pernah terbayangkan 15 tahun sebelumnya bahwa anak-anak mengerjakan tugas tidak perlu ke perpustakaan. Tetapi melalui Chat GPT sekarang semua sudah ada jawabannya," kata Dion.
Menurut Dion saat ini hampir semua pekerjaan tergantikan oleh teknologi. Namun satu hal yang mungkin tidak tergantikan adalah tentang pendalaman akan pemahaman.
Lebih lanjut Dion menyampaikan, untuk mendukung program Kemendikdasmen dalam penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Purworejo, Pemkab dalam waktu dekat akan membuat skema terkait lokasi penempatan guru di wilayah Kabupaten Purworejo.
"Kami saat ini sedang memetakan terkait penempatan guru yang jauh dari tempat mengajar. Seperti sekarang ada guru yang domisili di Desa Ngaran tapi tugas mengajarnya di Bruno. Secara produktivitas guru sudah sangat mempengaruhi," pungkasnya.
Sementara Mendikdasmen RI, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., dalam seminar tersebut menyampaikan peran pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran. Menurutnya saat ini banyak murid tidak paham dengan makna yang dipelajari.
Pembelajaran yang mendalam dirasa sangat penting untuk mengatasi Learning Loss. Seperti yang terjadi selama masa pandemi Covid-19 dimana anak-anak belajar secara daring yang berdampak pada kehilangan makna yang diajarkan.
Sumber: Prokopim







