▴RENOVASI GEDUNG DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN TAHUN 2025▴ - Pemkab Purworejo Pastikan Kesiapan Hadapi Ramadan dan Idul Fitri 1447 H
- Awali Tarhim di Bagelen, Bupati dan Wabup Purworejo Serukan Guyub Rukun
- KDMP Dukuhrejo jadi Pilot Project Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Bupati Purworejo Tegaskan Dukungannya
- Pemkab Purworejo Siap Bersinergi Dukung Percepatan KDKMP
- Pemkab Purworejo Terus Bersinergi Dorong Penguatan Infrastruktur Pertanian
- Bupati Purworejo Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan bagi Unsur Pemerintahan Desa
- Rapat Pembahasan Penyusunan SK Kumuh 2026 Kabupaten Purworejo
- Pemkab Purworejo Dorong Akuntabilitas Pengelolaan BLUD
- Pemkab Purworejo Dukung Percepatan Pembangunan Kantor Imigrasi Purworejo
- Ziarah Makam Pendiri Purworejo, Sekda: Kenang Jasa dan Teladani Perjuangannya
Nilai-Nilai Budaya dan Spiritualitas Lokal Diharapkan Mampu Memperkuat Semangat Persatuan
Berita Terkait
- Pembinaan Administrasi Posyandu 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal)0
- Rapat Koordinasi Alih Kelola Pembinaan Bidang Pengembangan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah TA. 20250
- Rapat TAPD dalam rangka pembahasan usulan Perubahan APBD Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2025 0
- Pemkab Purworejo Siap Dukung Jalannya Kopdes Merah Putih Secara Berkelanjutan0
- 494 Kades/Lurah se-Kabupaten Purworejo Ikuti Launching Kopdes Merah Putih di Klaten 0
- Pemkab Purworejo Dorong Kesadaran dan Keterlibatan Perempuan dalam Berpolitik0
- Harlah ke- 79, Muslimat NU Launching 3 Program Mustika0
- Sedekah Laut Desa Kertojayan, Pantai Genjik Dipadati Pengunjung0
- Run Your Vibes, Menuju Hidup Sehat Sambil Menikmati Heritage Kota Purworejo0
- Bidan Berperan Penting dalam Mewujudkan Generasi Emas yang Sehat 0
Berita Populer
- Survey Kepuasan Pelanggan
- Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Jabatan Fungsional TBP dan TPL di lingkungan Kementerian PUPR dan Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta
- Tinjauan Lapangan Izin Penggunaan Pemanfaatan Tanah (IPPT) Rumah Tinggal
- Rakor Penyusunan LARAP dan UKL/UPL
- Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan TA. 2019 dan Persiapan Kegiatan TA. 2020
- Desk Pembuatan Proposal Awal RTLH 2020
- Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Keuangan
- Usulan Calon Peserta Lokasi (CPCL) SHAT Lintas Sektor Tahun Anggaran 2021
- Sosialisasi Bidang Infrastruktur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025
- Sosialisai BSPS 2020 dan Verifikasi Lapangan

Dalam rangka memperingati Tanggap Warsa, Paguyuban Setiabudi Perjanjian 45 dan Direktorat Bina Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat (BKMA) menyelenggarakan sarasehan, ruwatan dan pagelaran wayang kulit di Gedung PGRI Kabupaten Purworejo, Selasa malam (22/07/2025).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata pelestarian budaya serta ruang spiritual untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan spiritualitas lokal. Acara dihadiri langsung oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, tokoh adat, serta masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Bupati Purworejo menyampaikan bahwa tidak hanya sebagai bentuk peringatan ulang tahun, tetapi momentum untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan, spiritual, dan kebudayaan yang menjadi fondasi kuat berdirinya paguyuban.
“Tanggap warsa adalah momen refleksi untuk mengenang perjuangan, merayakan pencapaian, dan menentukan arah langkah paguyuban ke depan. Semoga setiap perjalanan yang ditempuh membawa berkah bagi paguyuban dan masyarakat Kabupaten Purworejo,” ujarnya.
Menurutnya, sarasehan menjadi ruang dialog bersama yang memperkuat semangat persatuan antara masyarakat dan pemerintah. Sementara prosesi ruwatan menjadi simbol pembersihan batin serta permohonan keselamatan dan perlindungan.
Bupati berharap, keluarga besar Paguyuban Setiabudi Perjanjian 45 semakin solid serta dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Terima kasih saya sampaikan kepada seluruh pengurus dan anggota Paguyuban Setiabudi Perjanjian 45 atas dedikasi dan kontribusinya. Semoga acara ini membawa manfaat, energi positif, dan memperkuat semangat gotong royong demi Purworejo yang lebih baik,” tutupnya.
Acara dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit dengan lakon “Petruk Nagih Janji” yang penuh nilai moral dan kearifan lokal sebagai bentuk pelestarian budaya nusantara.
Sumber: Prokopim







