▴RENOVASI GEDUNG DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN TAHUN 2025▴ - Hadir dalam Acara Diskusi terkait Rencana Program Pengembangan Kawasan Pesisir Selatan Kabupaten Purworejo
- Pemasangan Pathok dan Penyesuaian Batas Tanah Negara
- Forum Penataan Ruang Kabupaten Purworejo
- Paparan akhir konsultan perencana
- Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan Yang Transparan dan Akuntabel, Pemkab Purworejo Serahkan LKPD Unaudited 2025 kepada BPK
- Temu Relawan Forum Resiko Bencana Kabupaten Purworejo
- Musrenbang RKPD Tingkat Kabupaten Tahun 2027
- Apel Hari Pertama Pasca Cuti Bersama
- Paparan awal pekerjaan perencanaan perbaikan jalan di perumahan tahun anggaran 2026.
- Ratusan Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026 Tiba di Purworejo
Akselerasi UMKM Lokal Menuju Ritel Modern Nasional
Berita Terkait
- Audiensi atas Bidang Tanah di Sekitar Sungai di Kabupaten Purworejo 0
- Audiensi atas Bidang Tanah di Sekitar Sungai di Kabupaten Purworejo 0
- 40 Warga Penerima Program Rumah Sub Inti Terima Sertipikat0
- Bupati Purworejo Tekankan Pentingnya Kecerdasan Emosional dan Sosial Bagi Pimpinan Aparatur Pemerintah0
- Mitigasi Dampak Bencana Alam, BNPB Tanam Ribuan Pohon di Kabupaten Purworejo0
- (QR-Code) SPI Tahun 20250
- Rapat Sewa Lahan oleh PT. Mahardika Adidaya 0
- Rapat Koordinai Pembahasan Pembangunan Masjid Pringgowijayan 0
- Rapat Koordinasi Penyusunan Analisis Standar Belanja 0
- Reviu Proposal Perubahan Anggaran 20250
Berita Populer
- Survey Kepuasan Pelanggan
- Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Jabatan Fungsional TBP dan TPL di lingkungan Kementerian PUPR dan Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta
- Tinjauan Lapangan Izin Penggunaan Pemanfaatan Tanah (IPPT) Rumah Tinggal
- Rakor Penyusunan LARAP dan UKL/UPL
- Sosialisasi Bidang Infrastruktur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025
- Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan TA. 2019 dan Persiapan Kegiatan TA. 2020
- Desk Pembuatan Proposal Awal RTLH 2020
- Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Keuangan
- Usulan Calon Peserta Lokasi (CPCL) SHAT Lintas Sektor Tahun Anggaran 2021
- Pengembangan kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)

Sebagai upaya perluasan pasar bagi produk UMKM di toko ritel modern, Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DINKUKMP) berkolaborasi dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) menggelar Kemitraan Usaha Mikro melalui kegiatan Pelatihan Manajemen Ritel dan Kurasi Produk UMKM yang berlangsung di UPT PLUT KUMKM Kabupaten Purworejo, Senin (16/6/2025).
Kegiatan Kemitraan Usaha Mikro ini dibuka secara langsung oleh Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo Drs R Achmad Kurniawan Kadir MPA dan menghadirkan sekitar 100 orang pelaku usaha dari unsur Forum UMKM Kabupaten Purworejo, UMKM disabilitas dan UMKM binaan.
Pj Sekda dalam sambutannya mengatakan, pemerintah berupaya mendorong terjalinnya kemitraan antara pelaku UMKM dengan pelaku usaha ritel modern untuk menciptakan peluang pasar bagi produk UMKM yang lebih luas. Namun demikian pelaku UMKM juga diminta untuk selalu membangun komitmen dan terus meningkatkan atau menjaga kualitas produknya agar mampu bersaing di pasar ritel.
"Selalu perhatikan kemasan pada produk, agar orang tertarik untuk membelinya. Pelaku UMKM juga harus bisa menyesuaikan dengan kondisi pasar agar bisa terus berkembang dan bisa memenuhi permintaan pasar," kata Pj Sekda.
Pj Sekda juga menekankan, Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam hal ini juga mendorong peran serta pelaku usaha ritel untuk memberi ruang pemasaran yang lebih besar pada produk-produk lokal.
"Ekosistem kemitraan antara UMKM dan ritel modern diharapkan dapat terbangun dan terus berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Purworejo," ujar Pj Sekda.
Sementara itu, Kepala Dinas KUKMP Kabupaten Purworejo Ir Hadi Pranoto menyampaikan, bahwa UMKM Kabupaten Purworejo harus terus dibina dan ditumbuhkembangkan dengan seiringnya perkembangan zaman. Saat ini Kabupaten Purworejo memiliki sekitar 33.532 UMKM yang terbagi di 16 kecamatan dan 449 desa/kelurahan.
"Dan kami ingin produk UMKM punya wadah yang bagus dan tentunya agar bisa tampil dan hadir di toko swalayan dan didisplay yang strategis atau yang rame. Para pelaku UMKM juga harus menjaga kualitas dan kuantitas produk agar selalu dapat bertahan di pasar modern," tutur Hadi.
Sumber: Prokopim







