▴RENOVASI GEDUNG DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN TAHUN 2025▴ - Hadir dalam Acara Diskusi terkait Rencana Program Pengembangan Kawasan Pesisir Selatan Kabupaten Purworejo
- Pemasangan Pathok dan Penyesuaian Batas Tanah Negara
- Forum Penataan Ruang Kabupaten Purworejo
- Paparan akhir konsultan perencana
- Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan Yang Transparan dan Akuntabel, Pemkab Purworejo Serahkan LKPD Unaudited 2025 kepada BPK
- Temu Relawan Forum Resiko Bencana Kabupaten Purworejo
- Musrenbang RKPD Tingkat Kabupaten Tahun 2027
- Apel Hari Pertama Pasca Cuti Bersama
- Paparan awal pekerjaan perencanaan perbaikan jalan di perumahan tahun anggaran 2026.
- Ratusan Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026 Tiba di Purworejo
Ribuan Peserta Ikuti Apel Hari Santri 2024
Berita Terkait
- Forum Discussion Group (FGD) Penegakan Hukum 0
- Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Capaian Aksi Pencegahan Korupsi 0
- Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi 0
- Sembilan Parpol Terima Bankeu Tahap II Senilai Total Rp 482,2 Juta0
- Motif Batik Adipurwo Purworejo Tampil Pada Fashion Show Dekranasda 0
- Pendampingan Desa Prioritas PKE 0
- Rapat Pra Monitoring Kunjungan Lapangan dan Lokakarya0
- Pengukuran Sempadan Pantai 0
- Lokakarya Program Percepatan Penyediaan Air Minum (P3AM) Kabupaten Purworejo 0
- KIM WR Soepratman Juara I Lomba Film Pendek se-Jateng0
Berita Populer
- Survey Kepuasan Pelanggan
- Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Jabatan Fungsional TBP dan TPL di lingkungan Kementerian PUPR dan Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta
- Tinjauan Lapangan Izin Penggunaan Pemanfaatan Tanah (IPPT) Rumah Tinggal
- Rakor Penyusunan LARAP dan UKL/UPL
- Sosialisasi Bidang Infrastruktur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025
- Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan TA. 2019 dan Persiapan Kegiatan TA. 2020
- Desk Pembuatan Proposal Awal RTLH 2020
- Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Keuangan
- Usulan Calon Peserta Lokasi (CPCL) SHAT Lintas Sektor Tahun Anggaran 2021
- Pengembangan kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)

Ribuan orang mengikuti Apel Hari Santri Tahun 2024 di Alun-alun Purworejo, Selasa (22/10/2024). Tidak hanya para santri, apel juga diikuti aparatur negara, siswa, organisasi keislaman dan sebagainya. Apel dipimpin Pjs Bupati Purworejo Endi Faiz Effendi Spi MA, dengan komandan Ipda Sayogi dari Polres Purworejo.
Dalam sambutannya yang dibacakan Pjs Bupati Purworejo, Menteri Agama RI mengatakan bahwa Hari Santri yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober adalah momentum untuk mengenang dan meneladani para santri yang telah memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, sejarah telah mencatat bahwa kaum santri adalah salah satu kelompok yang paling aktif menggelorakan perlawanan terhadap para penjajah.
”Salah satu bukti perlawanan santri terhadap para penjajah adalah peristiwa “Resolusi Jihad” pada tanggal 22 Oktober tahun 1945 yang dimaklumatkan oleh Hadratus Syekh Kiai Haji Hasyim Asyari,” ungkapnya.
Lebih lanjut ditegaskan bahwa Hari Santri bukan hanya milik santri dan pesantren. Hari Santri adalah milik semua golongan. Hari Santri adalah milik seluruh elemen bangsa yang mencintai negaranya. Oleh karena itu, ia mengajak kepada seluruh komponen bangsa, apapun latar belakangnya, untuk turut serta merayakan Hari Santri.
Menteri Agama berpesan kepada santri untuk percaya diri. Menurutnya santri bisa menjadi apa saja. Ia memberikan contoh untuk memotivasi para santri bahwa banyak menteri, pengusaha, birokrat dan orang hebat lainnya yang berlatar belakang santri.
"Santri bisa menjadi presiden, seperti KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Santri juga bisa menjadi wakil presiden, seperti KH. Ma'ruf Amin," katanya.
Menag juga berpesan agar santri dapat terus berinovasi, menguasai ilmu dan teknologi, serta selalu semangat untuk meraih masa depan yang gemilang.
”Rengkuhlah masa depan dengan semangat dan ketekunan. Kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Teruslah berinovasi dan berkontribusi untuk meraih kegemilangan masa depan Indonesia,” pesannya.
Hari Santri Tahun 2024 mengusung tema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan”. Tema ini merupakan sebuah penegasan bahwa santri masa kini memiliki tugas untuk meneruskan perjuangan para pendahulu yang telah berjuang tanpa kenal lelah demi kemerdekaan dan keutuhan bangsa.







