▴RENOVASI GEDUNG DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN TAHUN 2025▴ - Perayaan Paskah Umat Kristiani 2026, Tingkatkan Keimanan dan Kebersamaan untuk Purworejo Guyub Rukun
- Peringatan Hari Kartini ke-147 Kabupaten Purworejo, Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045
- Sosialisasi SK Kawasan Kumuh Kabupaten Purworejo dan Pembentukan Pokmas PAKUeMAS
- Verifikasi dan Pengukuran PSU
- Pemkab Purworejo Siap Dukung Langkah Antisipasi Potensi Kekeringan Ekstrem
- Bupati Purworejo Dorong Sinergi Purna Praja, Samakan Persepsi Wujudkan Purworejo Berseri
- Pemkab dan IPPAT Kabupaten Purworejo Perkuat Sinergi, Dorong Pelayanan Pertanahan Cepat dan Akuntabel
- Festival Kutoarjo 2026, Kolaborasi Ekonomi Kreatif Lokal Berbasis Digital menuju Pasar Dunia
- Bupati Purworejo Imbau Masyarakat Waspadai Pinjol dan Bijak Gunakan Layanan Pembiayaan
- POPDA Purworejo 2026 Resmi Dimulai, 25 Cabor Siap Dipertandingkan
Pemkab Purworejo Siap Dukung Langkah Antisipasi Potensi Kekeringan Ekstrem
Berita Terkait
- Bupati Purworejo Dorong Sinergi Purna Praja, Samakan Persepsi Wujudkan Purworejo Berseri0
- Pemkab dan IPPAT Kabupaten Purworejo Perkuat Sinergi, Dorong Pelayanan Pertanahan Cepat dan Akuntabel0
- Festival Kutoarjo 2026, Kolaborasi Ekonomi Kreatif Lokal Berbasis Digital menuju Pasar Dunia0
- Bupati Purworejo Imbau Masyarakat Waspadai Pinjol dan Bijak Gunakan Layanan Pembiayaan0
- POPDA Purworejo 2026 Resmi Dimulai, 25 Cabor Siap Dipertandingkan0
- Sinergi Pendidikan, Bupati Purworejo Sambut Baik Rencana Pembangunan Kampus UNY0
- Tekan Pernikahan Dini, Pemkab Purworejo Edukasi Perangkat Desa Lewat Pelatihan KHA0
- Pembinaan Ketua RT dan RW Kabupaten Purworejo 2026, Dorong Pelayanan Masyarakat yang Responsif dan Transparan0
- Ketua TP PKK Kabupaten Purworejo Lantik Ketua TP PKK dan Posyandu 4 Kecamatan0
- Bupati Purworejo Dorong Kreativitas Guru TK dan Paud, Hadirkan Pendidikan yang Menyenangkan0
Berita Populer
- Survey Kepuasan Pelanggan
- Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Jabatan Fungsional TBP dan TPL di lingkungan Kementerian PUPR dan Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta
- Tinjauan Lapangan Izin Penggunaan Pemanfaatan Tanah (IPPT) Rumah Tinggal
- Rakor Penyusunan LARAP dan UKL/UPL
- Sosialisasi Bidang Infrastruktur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025
- Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan TA. 2019 dan Persiapan Kegiatan TA. 2020
- Desk Pembuatan Proposal Awal RTLH 2020
- Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Keuangan
- Usulan Calon Peserta Lokasi (CPCL) SHAT Lintas Sektor Tahun Anggaran 2021
- Pengembangan kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)

Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian, sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi kekeringan ekstrem pada tahun 2026.
Rakor yang berlangsung di Auditorium Gedung F Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Senin (20/4/2026), dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman dan dihadiri kepala daerah seluruh Indonesia, termasuk Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, yang pada kesempatan ini hadir bersama kepala perangkat daerah terkait.
Rakor ini merupakan tindak lanjut atas prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi kekeringan ekstrem, sekaligus bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional.
Mentan RI Andi Amran Sulaiman, menekankan pada fokus antisipasi dampak kemarau ekstrem, melalui penguatan ketahanan pangan, pompanisasi, dan manajemen air.
Melalui forum ini, Andi Amran Sulaiman mendorong pemerintah daerah untuk menyusun dan menyampaikan usulan kegiatan penguatan ketahanan pangan yang telah diverifikasi, berbasis data lapangan. Hal ini mencakup identifikasi luas lahan terdampak kekeringan, potensi sumber air, serta kondisi indeks pertanaman di masing-masing wilayah.
Kementan RI menegaskan bahwa seluruh usulan kegiatan harus berbasis data riil dan telah melalui proses verifikasi, guna memastikan intervensi yang dilakukan efektif dalam mengurangi dampak kekeringan.
Kehadiran Bupati Purworejo bersama perangkat daerah terkait dalam forum nasional tersebut, menjadi bagian dari komitmen dan upaya nyata Pemkab Purworejo untuk menyelaraskan langkah dan kebijakan daerah dengan strategi nasional menghadapi potensi kekeringan ekstrem tahun 2026.
Dengan sinergi dan terwujudnya keselarasan langkah, antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan upaya pengendalian dampak kekeringan dapat berjalan optimal dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo Bagas Adi Karyanto SSos MM menginformasikan, Pemkab Purworejo selama ini telah menguatkan komitmennya dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan di wilayah Purworejo.
Berbagai program penguatan di bidang pertanian terus diupayakan oleh Pemkab Purworejo termasuk langkah antisipasi kekeringan, dengan memaksimalkan sumber daya yang ada, baik melalui pembiayaan daerah, maupun pembiayaan pemerintah pusat.
Sebagai langkah antisipasi kekeringan dan optimalisasi penyediaan air pertanian, pada tahun 2025, pemkab telah berhasil menyalurkan program bantuan 32 unit pompa air dan 12 program irigasi perpompaan di wilayah Kabupaten Purworejo yang bersumber dari APBN.
Sebagai langkah lanjutan, pada awal 2026, pemkab juga telah mengusulkan empat titik lokasi untuk mendapatkan dukungan program rehabilitasi jaringan irigasi tersier dari Kementan RI, guna mendukung penyediaan air lahan pertanian.
Sumber: Prokopim






