▴RENOVASI GEDUNG DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN TAHUN 2025▴ - Hadir dalam Acara Diskusi terkait Rencana Program Pengembangan Kawasan Pesisir Selatan Kabupaten Purworejo
- Pemasangan Pathok dan Penyesuaian Batas Tanah Negara
- Forum Penataan Ruang Kabupaten Purworejo
- Paparan akhir konsultan perencana
- Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan Yang Transparan dan Akuntabel, Pemkab Purworejo Serahkan LKPD Unaudited 2025 kepada BPK
- Temu Relawan Forum Resiko Bencana Kabupaten Purworejo
- Musrenbang RKPD Tingkat Kabupaten Tahun 2027
- Apel Hari Pertama Pasca Cuti Bersama
- Paparan awal pekerjaan perencanaan perbaikan jalan di perumahan tahun anggaran 2026.
- Ratusan Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026 Tiba di Purworejo
Pemkab Purworejo Dorong Sinergi Lintas Sektor Cegah TPPO
Berita Terkait
- Wakili Jateng, 2 Kader TP PKK Kabupaten Purworejo Raih Juara I Lomba Masak Ikan Tingkat Nasional0
- Pemkab Purworejo dan Bapanas RI Perkuat Sinergi, Wujudkan Ketahanan Pangan di Purworejo0
- Studi Tiru Pengelolaan Tanah Negara0
- Wabup Dion Dorong Pengembangan Ekosistem E-Sports di Purworejo0
- Jelang HUT ke-54, KORPRI Purworejo Gelar Bakti Sosial0
- Studi Tiru pengelolaan uang pengganti lahan pemakaman pada perizinan pembangunan perumahan 0
- Kunjungan Lapangan dari Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purworejo0
- Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sinkronisasi Tata Ruang Pertahanan 0
- Rapat Koordinasi Daerah Posyandu Kabupaten/Kota Se Jawa pada hari Selasa tanggal 18 November 2025 di Gedung Gradika Bhakti Praja, Jl. Pahlawan No. 9 Kota Semarang0
- BPBD Purworejo Gelar Gladi Lapang Bencana Tsunami, Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir0
Berita Populer
- Survey Kepuasan Pelanggan
- Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Jabatan Fungsional TBP dan TPL di lingkungan Kementerian PUPR dan Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta
- Tinjauan Lapangan Izin Penggunaan Pemanfaatan Tanah (IPPT) Rumah Tinggal
- Rakor Penyusunan LARAP dan UKL/UPL
- Sosialisasi Bidang Infrastruktur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025
- Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan TA. 2019 dan Persiapan Kegiatan TA. 2020
- Desk Pembuatan Proposal Awal RTLH 2020
- Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Keuangan
- Usulan Calon Peserta Lokasi (CPCL) SHAT Lintas Sektor Tahun Anggaran 2021
- Pengembangan kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)

Purworejo - Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPPAPMD) Kabupaten Purworejo menggelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang dilangsungkan di ruang Arahiwang Setda Kabupaten Purworejo, Selasa (25/11/2025), dengan peserta Camat, Kapolsek dan perwakilan Kepala Desa di wilayah Kabupaten Purworejo.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, didampingi Kepala DPPPAPMD Laksana Sakti AP MSi dan Kepala Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja (Dinperitransnaker) Sukmo Widi Harwanto SH MM.
Bupati dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam upaya memperkuat perlindungan masyarakat, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman TPPO yang kian hari semakin beragam modusnya.
“Melalui sosialisasi ini, saya berharap kita semua memahami apa itu TPPO, bagaimana modus pelaku bekerja, serta langkah pencegahannya,” ucapnya.
Menurut Bupati, kewaspadaan TPPO pada masyarakat harus terus diperkuat, karena TPPO masih menjadi persoalan serius, dan sebagian besar korbannya adalah perempuan dan anak yang dijebak melalui tawaran kerja palsu, bujuk rayu, atau iming-iming keuntungan besar. Oleh karenanya kewaspadaan pada masyarakat harus terus diperkuat.
“Dengan pemahaman yang tepat tentang TPPO, akan sangat penting bagi masyarakat agar tidak mudah terjebak dalam perekrutan ilegal, yang dapat berujung pada eksploitasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati mendorong kolaborasi berbagai pihak, dalam mencegah dan menangani TPPO, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, aparat hukum, lembaga perlindungan, hingga masyarakat.
“Kolaborasi berbagai pihak, menjadi kunci dalam mencegah dan menangani TPPO,” katanya.
Bupati juga menegaskan komitmen Pemkab Purworejo untuk menghadirkan lingkungan yang aman, dan melindungi warganya dari segala bentuk kejahatan, termasuk perdagangan orang, sebagai bagian dari prioritas pembangunan daerah, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bupati juga mendorong peran aktif dari Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO Kabupaten Purworejo. Ia berharap tim gugus tugas dapat bekerja lebih sinergis dan responsif, terutama dalam edukasi masyarakat, pengawasan, dan penanganan cepat apabila muncul kasus TPPO.
Sementara itu, Kepala DPPPAPMD Laksana Sakti AP MSi menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah sebagai bentuk nyata penguatan komitmen dan jejaring penanganan, serta peningkatan pemahaman masyarakat akan TPPO. Sehingga nantinya diharapkan mampu menekan potensi peningkatan pekerja migran Indonesia yang bermasalah.
Sumber: Prokopim







