▴RENOVASI GEDUNG DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN TAHUN 2025▴ - Sosialisasi Permen Perumahan dan Kawasan Permukiman Nomor 4 Tahun 2025
- Wabup Dion Dorong Penguatan Karakter Anak Sejak Usia Dini
- Wabup Dion Buka Pius Expo 2026, Dorong Pendidikan Kreatif dan Adaptif
- Updating data RTLH dengan kegiatan pendataan
- Terima Hibah Rampasan KPK Senilai Rp1,9 Miliar, Pemkab Purworejo Siap Manfaatkan untuk Dukung Layanan Publik
- Kloter Terakhir Calon Jemaah Haji Kabupaten Purworejo Diberangkatkan
- Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 118 Tahun 2026
- Studi Tiru Percepatan Penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)
- Bupati Purworejo Tinjau 3 Penitipan Anak, Pastikan Tak Ada Praktik Kekerasan
- Kontingen Pesta Siaga Kwarcab Purworejo Siap Berlaga di Tingkat Provinsi
Mengikuti Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Kabupaten Purworejo Tahun 2025
Berita Terkait
- Purworejo Smart Digital: Langkah Pasti Menuju Purworejo Semakin Maju0
- Peran Pendidikan dalam Membentuk Generasi Unggul yang Mampu Bersaing di Era Global0
- Koordinasi Pengelolaan Rusunawa dengan Pengelola Rusunawa dan Perwakilan Penghuni Rusunawa0
- Pelepasan dan syukuran Karyawan/i Dinperkimtan 0
- Rapat sewa lahan PT Mhardika Adidaya0
- Rapat Evaluasi Pendapatan 0
- Pemkab Purworejo Siap Hadapi Tantangan Penyelenggaraan Pendidikan di Era Modern 0
- Desk lanjutan Renja0
- Rapat Pembahasan Hibah, Bantuan Sosial, Bantuan Keuangan dan Usulan Tambahan DPRD Tahun Anggaran 2025 dan 2026 0
- Desk Perubahan Renja 2025 dan Renja 20260
Berita Populer
- Survey Kepuasan Pelanggan
- Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Jabatan Fungsional TBP dan TPL di lingkungan Kementerian PUPR dan Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta
- Tinjauan Lapangan Izin Penggunaan Pemanfaatan Tanah (IPPT) Rumah Tinggal
- Rakor Penyusunan LARAP dan UKL/UPL
- Sosialisasi Bidang Infrastruktur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025
- Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan TA. 2019 dan Persiapan Kegiatan TA. 2020
- Desk Pembuatan Proposal Awal RTLH 2020
- Pengembangan kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)
- Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Keuangan
- Usulan Calon Peserta Lokasi (CPCL) SHAT Lintas Sektor Tahun Anggaran 2021

Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH memimpin Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Kabupaten Purworejo Tahun 2025 di Alun-alun Kabupaten Purworejo, Senin (02/06/2025). Turut hadir Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi, Forkopimda dan pejabat terkait. Upacara diikuti oleh ASN, lintas sektoral, pegawai BUMD, mahasiswa dan ormas.
Pada kesempatan ini Bupati Purworejo membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia Yudian Wahyudi. Dalam pidatonya, ia mengatakan bahwa tanggal 1 Juni 2025 merupakan momentum yang sangat penting dalam sejarah bangsa lndonesia.
"Hari Lahir Pancasila, tidak hanya mengenang rumusan dasar negara, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi pondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik lndonesia," katanya.
Lebih lanjut disampaikan, Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945. Pancasila adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita lndonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
"Pancasila mempersatukan lebih dari 270 juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya dan bahasa yang berbeda," tandasnya.
Disampaikan pula, dalam konteks pembangunan nasional saat ini, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju lndonesia Emas 2045. Salah satu yang paling fundamental dalam Asta Cita tersebut memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia.
"Ini prioritas, karena kita menyadari bahwa kemajuan tanpa arah ideologis akan mudah goyah," imbuhnya.
Yudian juga menekankan bahwa Pancasila harus menjadi panduan dalam berinteraksi di media sosial maupun platform digital lainnya.
"Mari kita perangi hoaks, ujaran kebencian dan provokasi, dengan literasi digital dan semangat gotong-royong," tuturnya.







