Manasik Haji Terintegrasi Kabupaten Purworejo, Wujudkan Haji Ramah Lansia, Perempuan, dan Disabilitas

By Admin 10 Feb 2026, 08:09:34 WIB Laporan
Manasik Haji Terintegrasi Kabupaten Purworejo, Wujudkan Haji Ramah Lansia, Perempuan, dan Disabilitas

Purworejo - Total 777 orang jemaah haji Kabupaten Purworejo antusias mengikuti kegiatan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten Purworejo Tahun 1447 H/ 2026 M, yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Purworejo, Senin (9/2/2026).

 

Kegiatan yang digelar Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purworejo dengan tema “Haji Ramah Lansia, Perempuan, dan Disabilitas” dibuka secara langsung oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH didampingi Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purworejo Herman Susilo SPdI MAg.

 

Turut hadir pada kesempatan ini Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo Suranto ST SSos MPA, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo Mukhlis Abdillah SAg MH, dan Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Ari Wibowo ST.

 

Dalam sambutannya, Bupati Purworejo menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purworejo atas terselenggaranya kegiatan bimbingan manasik haji bagi calon jemaah haji tahun 2026. Menurutnya, manasik haji merupakan tahapan penting dalam mempersiapkan jemaah secara fisik, mental, dan spiritual sebelum menjalankan ibadah di tanah suci.

 

“Manasik haji ini menjadi langkah awal yang sangat penting bagi Bapak dan Ibu calon jemaah sekalian. Persiapan ibadah haji tidak hanya berkaitan dengan kesiapan materi, tetapi juga membutuhkan bekal ilmu dan ketakwaan yang kuat,” ujarnya.

 

Bupati mengajak seluruh calon jemaah untuk mengikuti bimbingan manasik haji dengan sungguh-sungguh agar memperoleh pemahaman yang utuh dan seragam. Ia berharap melalui manasik haji terintegrasi ini, para jemaah dapat melaksanakan ibadah haji secara tertib, mandiri, dan sesuai tuntunan syariat Islam.

 

“Saya berharap seluruh jemaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik, sehingga kelak dapat menjadi haji dan hajah yang mabrur dan mabruroh,” tambahnya.

 

Bupati juga berharap, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purworejo dapat memberikan bimbingan dan pendampingan yang optimal kepada seluruh jemaah, hingga pelaksanaan ibadah haji selesai dan kembali ke tanah air dengan selamat.

 

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purworejo Herman Susilo SPdI MAg, menyampaikan bahwa bimbingan manasik haji terintegrasi ini, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan calon jemaah haji reguler tahun 2026.

 

Ia menjelaskan bahwa bimbingan manasik haji akan dilaksanakan selama empat kali pertemuan. Pertemuan pertama dilaksanakan di tingkat kabupaten di Pendopo Kabupaten Purworejo saat ini, kemudian dilanjutkan di 11 titik kecamatan pada tanggal 10–13 Februari 2026.

 

Sumber: Prokopim




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment