▴RENOVASI GEDUNG DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN TAHUN 2025▴ - Raker Dharma Wanita
- Pemusnahan 2.472 Botol Miras dan Simulasi Pemadaman Api Warnai HUT Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas di Kabupaten Purworejo
- Bupati Ajak Ormas Jaga Purworejo Tetap Guyub Rukun
- Pemkab Purworejo dan BPOM RI Jalin MoU Pembentukan Kantor UPT BPOM di Purworejo
- Pemkab Purworejo Gelar Rakor Pelaksanaan MBG, Dorong Pemberdayaan Produk Pangan Lokal
- Apel Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Kabupaten Purworejo, Perkuat Kolaborasi Menuju Indonesia Asri
- Optimalkan Pengelolaan PAD, Pemkab Purworejo Gelar Pelatihan Pengawasan dan Penggalian Potensi Retribusi
- Wabup Dion Dorong Pelestarian Seni Budaya Tosan Aji di Kabupaten Purworejo
- Pemkab Purworejo Siap Dukung Program Strategis Provinsi Jateng Tahun 2027
- Cadangan Pangan Pemerintah Terus Disalurkan, 108 Ribu Masyarakat Purworejo Terima Bantuan Beras dan Minyak
LAPORAN KEGIATAN/ ACARA KEDINASAN
Berita Terkait
- Rapat Koordinasi Membahas Hasil Cek Lapangan 0
- Sosialisasi Penilaian Indeks Inovasi Daerah dan Penghargaan IGA 20220
- Rapat Koordinasi Identifikasi 0
- Desk Hibah Bansos Sarana Peribadatan dan RTLH 0
- Menghadiri Acara Sosialisasi Optimalisasi Pemanfaatan Katalog Elektronik Lokal 0
- Launching Jurnal Integral 0
- Rapat Mingguan Bidang PPR 0
- Rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pemerintah (TPID) 0
- Pengukuran Tanah Negara 0
- Desk Revisi Proposal Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni APBD TA 2022 Gelombang l0
Berita Populer
- Survey Kepuasan Pelanggan
- Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Jabatan Fungsional TBP dan TPL di lingkungan Kementerian PUPR dan Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta
- Tinjauan Lapangan Izin Penggunaan Pemanfaatan Tanah (IPPT) Rumah Tinggal
- Rakor Penyusunan LARAP dan UKL/UPL
- Sosialisasi Bidang Infrastruktur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025
- Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan TA. 2019 dan Persiapan Kegiatan TA. 2020
- Desk Pembuatan Proposal Awal RTLH 2020
- Pengembangan kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)
- Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Keuangan
- Usulan Calon Peserta Lokasi (CPCL) SHAT Lintas Sektor Tahun Anggaran 2021

1. Keg/ Acara : FGD (Focus Group Discussion) " studi identifikasi kawasan permukiman tradisional"
2. Hari/tgl : Jumat, 16 september 2022
3. Waktu : 08.00-selesai
4. Tempat/ lokasi : Hotel Grasia Semarang (Ruang Guntur Hall) Jl. Letjen S. Parman No. 29, Gajahmungkur Kota Semarang
5. Pimpinan Acara/Penyelenggara : Disperakim Provinsi Jawa Tengah
6. Unsur2 yg hadir :
1.Disperakim Provinsi Jawa Tengah
2. Badan Pembangunan Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tenga
3. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah
4. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah
6. Inti acara/ bahasan :
1. Sambutan kepala disperakim prov.jateng diwakili plh.bidang kawasan permukiman bapak ndaru prabawa,ST
2. Paparan materi tentang KAK terkait Studi Identifikasi Kawasan Permukiman Tradisional Provinsi Jawa Tengah oleh disperakim prov.jateng
3. Paparan materi tentang Gambaran Umum Kawasan Permukiman Tradisional Provinsi Jawa Tengah oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah : dengan narasumber eris yunianto,S.pd.M.Pd
4.paparan konsultan studi tentang pemukiman trafisional oleh Dr.Ir.Tarigan
3. Desk Form Pendataan/Penjaringan informasi
Isi materi yg disampaikan:
1. Materi tentang pemukiman tradisional :
Pemukiman tradisional merupakan suatu daerah tempat bermukim masyarakat yang berperilaku,cara berfikir dan bertindak berpegang teguh pada norma dan adat istiadat yg bwrlaku secara turun temurun
2. Terbentuknya pemukiman tradisonal bisa terbentuk dari beberapa aspek kehidupan seperti adanya kesamaan keterampilan,tradisi, budaya dan ikatan kekeluargaan yg disepati dan dilajani bersama2 secara turun temurun sehingga terjadi ikatan kekerabatan dan adat istiadat yang akhirnya terbentuk suatu komunitas tradisional. Contoh komunitas tradisonal berdasarkan keterampilan yaitu komunitas pengrajin gerabah di kasongan bantul
3. 3 hal yg harus dipahami dalam kehidupan berbudaya :
a. Pemenuhan kebutuhan hidup
b. Menjamin keselamatan hidup
c. Meraih kebahagiaan hidup bersama







