▴RENOVASI GEDUNG DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN TAHUN 2025▴ - RAPAT KOORDINASI PENsertipikatan TANAH NEGARA DAN TMKH UNTUK RELOKASI WARGA BRUKUTAN
- DINPERKIMTAN PURWOREJO SIAP JADI UNIT LOKUS EVALUASI PEKPPP 2026
- DINPERKIMTAN GELAR APEL RUTINAN SENIN PAGI
- Dinperkimtan Gelar Rapat Koordinasi Pembahasan Pengesahan Siteplan Perumahan
- Forum Jejaring Penanaman Modal
- Apel Pagi Minggu Pertama Bulan Juli 2026
- Rapat Koordinasi Peningkatan dan Pengawasan Kinerja Perangkat Daerah Bidang Ekonomi, Sosial Budaya (EKOSUSBUD)
- Merti Jaladri Jatimalang 2026, Wabup Apresiasi Pelestarian Tradisi dan Wisata Pesisir Purworejo
- Sukses Digelar, Festival Layang-Layang Tingkat Nasional 2026 Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Ketawang
- Wujudkan Tata Kelola Keuangan Transparan, Pemkab Purworejo Gelar Literasi Non-Tunai
Gempa Megatrust di Pantai Selatan Jawa Mengancam, Masyarakat Tak Boleh Lengah
Berita Terkait
- Rapat Pansus 59 DPRD Kabupaten Purworejo 0
- Bupati Salurkan Bansos di Kecamatan Bener dan Loano0
- Pengajian Umum dalam Rangka Qurban Peduli Ummat ke - 8 0
- Rapat Pelimpahan Kewenangan Bupati kepada Camat0
- Bupati Buka Expo Paguyuban UMKM Joyomulyo Kecamatan Purworejo 0
- Kepala BKKBN RI Optimis Stunting di Kabupaten Purworejo Akan Turun Dibawah 20 Persen0
- Bupati Purworejo Hadiri Wisuda Khotmil Quran SD Al Madina0
- Ribuan Pekerja Industri Rokok Terima BLT DBHCHT0
- Bupati Lepas 50 Peserta Jambore LKSA ke Banyumas0
- Kepemimpinan Perempuan Punya Peran Strategis0
Berita Populer
- Survey Kepuasan Pelanggan
- Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Jabatan Fungsional TBP dan TPL di lingkungan Kementerian PUPR dan Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta
- Tinjauan Lapangan Izin Penggunaan Pemanfaatan Tanah (IPPT) Rumah Tinggal
- Rakor Penyusunan LARAP dan UKL/UPL
- Sosialisasi Bidang Infrastruktur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025
- Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan TA. 2019 dan Persiapan Kegiatan TA. 2020
- Pengembangan kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)
- Desk Pembuatan Proposal Awal RTLH 2020
- Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Keuangan
- Usulan Calon Peserta Lokasi (CPCL) SHAT Lintas Sektor Tahun Anggaran 2021

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas III Bajarnegara menggelar Sekolah Lapang Gempa dan Tsunami di Kabupaten Purworejo Tahun 2024. Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH ditandai dengan pemukulan gong, Rabu (19/06/2024) di Desa Girirejo Kecamatan Ngombol.
Tampak hadir Kepala Stasiun Geofisika Bajarnegara Hery Susanto Wibowo SKom MSi, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Dr Daryono SSi MSi, Kepala Balai Besar Wilayah 2 BMKG Hartanto ST MM, Plt Kalak BPBD Kabupaten Purworejo Dra Dede Yeni Iswantini MM, Forkopimcam Ngombol, dan unsur terkait lainnya.
Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa berdasarkan indeks resiko bencana tahun 2023, Kabupaten Purworejo berada pada ranking 7 Jawa Tengah dan ranking 278 nasional. Dimana Kabupaten Puworejo memiliki wilayah pantai sepanjang 25 km, yang membentang dari perbatasan dengan Kabupaten Kulonprogo hingga perbatasan Kebumen.
“Keberadaan pantai di Purworejo yang menghadap langsung Samudera Indonesia itu, sangat berpotensi terjadinya bencana khususnya tsunami, yang biasanya terjadi setelah adanya gempa bumi. Apalagi di pesisir pantai selatan Jawa ada ancaman gempa megatrust yang bisa diikuti tsunami,” ungkapnya.
Dijelaskan Bupati, berdasarkan kajian ilmu pengetahuan, sebagian besar jenis bencana yang terjadi kecuali gempa bumi, biasanya masih dapat diketahui sebelumnya. Namun demikian, realitas yang terjadi menunjukkan bahwa kejadian bencana selalu saja memberikan dampak kejutan dan menimbulkan banyak kerugian, baik harta benda maupun jiwa.
Dalam kesempatan ini Bupati juga me-launcing peta evakuasi tsunami Desa Girirejo dan menyambut baik adanya kegiatan ini. Karena sebagai salah satu upaya antisipasi dalam menghadapi kemungkinan bencana serta dapat meminimalisir terjadinya korban dan pada saat tanggap darurat bencana dapat dilakukan cepat, tepat, efektif, serta efisien.
Sementara Hery Susanto Wibowo menambahkan, maksud dari Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami Kabupaten Purworejo Tahun 2024, adalah untuk penguatan UPT BMKG dan BPBD serta para stakeholder dalam memahami rantai peringatan dini gempabumi dan tsunami.
”Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini diantaranya menguatkan koordinasi antara UPT Geofisika sebagai perpanjangan tangan BMKG pusat dengan stakeholder BMKG di daerah. Selain itu juga membangun sikap tanggap gempa bumi dan tsunami bagi masyarakat dan sekolah, serta mewujudkan masyarakat siaga tsunami yang diakui secara nasional maupun secara internasional", Hery menjelaskan.
Sedangkan Daryono mengatakan, hasil kajian dan penelitian yang sudah di sepakati oleh para ahli, Purworejo merupakan salah satu zona potensi gempa dan tsunami di pesisir selatan. Hal ini disebabkan karena terdapat sumber gempa megatrust yang berpotensi bisa mencapai kekuatan 8,7 magnitudo.
“Saya berpesan agar kita tidak boleh lengah dengan adanya potensi ini, karena terdapat potensi gempabumi besar dan tsunami yang karateristiknya low frequency high impact,” harapnya.
.png)







